Ubud, yang dapat ditempuh dalam 1 jam perjalanan dari Kuta dan 30 menit dari Denpasar, menawarkan wisata seni dan budaya untuk pengunjungnya.

Semenjak pariwisata di Bali booming, kawasan Ubud pun berkembang menjadi sentra untuk hasil kerajinan seni di Bali mulai dari ukiran kayu, kerajinan emas dan perak, lukisan dan seni lainnya. Kehidupan budaya lokal Bali pun masih terlihat berjalan di sini.

Tidak heran, banyak wisatawan asing yang tertarik untuk belajar seni di kawasan Ubud. Mereka tinggal di sini dan sehari-harinya diisi dengan belajar berinteraksi dengan penduduk lokal.

Desa Mas, di wilayah Ubud, dikenal sebagai pusat penghasil ukiran kayu yang tiada duanya. Hampir di sepanjang jalan dan rumah anda akan menjumpai ukiran seni khas Bali dalam bentuk galeri yang jumlahnya ratusan.

Lain halnya dengan desa Celuk yang dikenal sebagai pengrajin emas dan perak, juga menjadi tempat favorit untuk mendapatkan cinderamata.

Dalam rute perjalanan atau tour, dari Ubud perjalanan anda bisa dilanjutkan untuk mengunjungi Kintamani.

Untuk kebutuhan akomodasi, Ubud menawarkan banyak pilihan yang menawarkan “private escape” suasana jauh dari keramaian dengan pemandangan perbukitan yang asri. Diantaranya Pitamaha resorts, Maya Ubud, Four Seasons Sayan Resort dan hotel berkelas internasional lainnya adalah sebagian kecil contoh.