Jangan pernah meninggalkan Bali tanpa membeli oleh-oleh, minimal untuk orang yang anda cintai.
Tempat jualan oleh-oleh khas Bali sekarang bukan hanya terpusat di pasar seni Sukawati saja, tetapi sudah merambah ke beberapa tempat di seputaran Kuta dan Denpasar.
Tapi Pasar Seni Sukawati masih menjadi primadona wisatawan domestik untuk berbelanja oleh-oleh khas Bali.
Desa ini terkenal dengan pasar seninya . Dengan kesabaran, gurauan, wisatawan bisa menawar harga barang-barang kerajinan yang hendak dibeli. Citra pasar seni Sukawati yang bertahan sekarang adalah kualitas barang bagus dan harga relaif murah. Wisatawan domestik, bus-bus yang mengangkut siswa-siswa yang hendak berdarmawisata, kerap berhenti disini untuk membeli oleh-oleh dari Bali. Selain pasar induk itu, kini di Sukawati banyak terdapat kios-kios seni yang bertebaran di sebelah pasar seni yang juga menjual hasil kerajinan. Seperti juga di desa-desa lainnya, di Sukawati ini pun dapat dijumpai pematung, pelukis, penari dan bahkan dalang seni wayang Kulit. Disepanjang Pasar seni Sukwati di sebelah Selatannya juga terdapat Pasar seni Guwang di buka sejak tahun 1996.

Toko dan Pabrik kata-kata Joger juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domesyik karena keunikan yang dimilikinya. Jadi jangan heran bila jalan di sekitar tempat ini selalu macet.

Kalau anda sudah pernah ke Bali, tapi belum pernah ke tempat yang terkenal ini. Berarti ada yang belum lengkap dengan jalan-jalan anda di Bali. Ya, Joger kini telah menjadi pilihan banyak wisatawan lokal yang sedang berlibur di pulau cantik ini.
Joger : pabrik kata-kata. Tidak salah memang banyak orang menyebutnya begitu. T-shirt yang diproduksi Joger memang berisi kata-kata yang lucu, “nyeleneh”, nakal dan membuat orang menjadi penasaran akan maknanya.
Kenapa namanya Joger sih? Menurut pemiliknya, Joseph Theodorus Wulianadi, yang cukup lama tinggal di Bali dan pernah berprofesi sebagai tour guide ini, nama Joger diambil dari gabungan namanya sendiri dan sahabatnya “Gerard”. Modal untuk memulai usaha ini didapat dari hadiah pernikahan Bapak Joseph di tahun 1981 dari Bapak Gerard.
Kini tiap musim liburan atau nggak, toko T-shirt yang satu ini selalu ramai dan bikin macet kawasan jalan Raya Kuta, belakang Supernova. Oh ya letaknya itu sangat strategis dekat dengan pusat keramaian Kuta, cuma kadang-kadang masalahnya parkir mobil yang susah, apalagi kalau musim liburan.

Tertarik untuk membawa pulang oleh-oleh dari Joger?
Jangan lewatkan jalan-jalan anda di Bali tanpa ke Joger.

Silakan melakukan Reservasi
Informasi lebih lanjut Kontak Kami