Sanur, Meski dibayang-bayangi dampak tragedi bom JW Marriott dan Ritz Corlton Jakarta, kegiatan tahunan bertajuk ‘Sanur Village Festival’ (SVF) 2009 tetap digelar yang dijadualkan berlangsung pada 12-16 Agustus mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana, Ida Bagus Sidharta Putra mengakui sempat muncul sedikit keraguan untuk menyelenggarakan perhelatan SVF IV menyusul terjadinya guncangan bom di Jakarta. Namun, akhirnya dengan semangat optimisme diputuskan SVF tetap digelar sesuai jadualnya.

Gus De, demikian panggilan akrab Sidharta, Untuk itu dia tidak terlalu menargetkan jumlah pengunjung. Baginya yang terpenting adalah bagaimana berusaha maksimal dengan bekerja sama instansi terkait untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman agar wisatawan tertarik datang mengunjungi SVF IV ini.

“Bagi kami yang terpenting bagaimana bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang ke Bali khususnya Sanur,” ujar Sidharta Putra dalam keterangan persnya di Sanur, Kamis (23/7).

Terkait dengan keamanan, panitia juga bekerjasama dengan Polsek Denpasar Selatan. Menurut Kapolsek Denpasar Selatan, Ajun Komisaris Gede Ganefo, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 150 personelnya untuk mengamankan kegiatan SVF IV yang dilangsungkan di tempat terbuka ini.

Seperti SVF tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini juga masih menonjolkan kegiatan seni dan budaya Bali, olahraga seperti ‘kite festival’, termasuk juga acara pelepasan tukik (anak penyu) di pantai.